Kepala SRMP 30 Sidrap Raih Penghargaan Nasional ASEAN, Inovasi “Lentera Rakyat” Tuai Apresiasi

Bagikan -

JAKARTA.SUARAGURUSULSELNEWS.COM– Dunia pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dan regional. Kepala Sekolah Menengah Rakyat Pertama (SRMP) 30 Sidenreng Rappang secara resmi dianugerahi penghargaan bergengsi bertajuk “ASEAN-INDONESIA THE MOST INNOVATIVE EXCELLENT AWARD 2026”. Prosesi penganugerahan ini berlangsung khidmat pada tanggal 27 Februari 2026 di Jakarta.

Acara prestisius ini diselenggarakan oleh Five Pilar Event Management dan 5 Pilar Media Communication yang bekerja sama dengan National Awarding Research Center. Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk mendorong para pengusaha, pendidik, dan profesional agar semakin berkualitas serta mendapatkan kepercayaan tinggi dari masyarakat luas. Seluruh rangkaian kegiatan ini juga disorot publik melalui liputan eksklusif dari 5 Pilar YouTube Channel.

Berdasarkan tahapan penilaian yang ketat, 5 Pilar Media Communication menetapkan SRMP 30 Sidenreng Rappang sebagai penerima penghargaan dalam kategori “The Most Recommended School With The Best Literacy and Numeracy Program”. Prestasi ini diraih berkat inovasi unggulan yang diperkenalkan oleh Kepala SRMP 30 Sidrap melalui program literasi sekolah yang dinamakan Lentera Rakyat, yang merupakan akronim dari Gerakan Literasi Numerasi Terpadu Anak Rakyat.

Adapun aspek-aspek utama yang menjadi bahan pertimbangan tim penilai meliputi kinerja, prestasi, dedikasi, kredibilitas, serta inovasi yang nyata. Selain itu, integritas lembaga yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas dalam pembangunan bangsa dan negara menjadi variabel penentu terpilihnya sekolah ini sebagai salah satu yang terbaik.

Dalam ajang tersebut, SRMP 30 Sidrap bersanding dengan 20 penerima penghargaan terpilih lainnya dari berbagai latar belakang. Beberapa di antaranya adalah SMAN 2 Denpasar, STKIP Diniyah Al Azhar Kota Jambi, SDN Karang Wedi Klaten, SMP Tahfidz Mutiara Al Akbar, SMKN 1 Donorejo, MTsN 1 Sukoharjo, serta Universitas Dehasen Bengkulu. Selain lembaga pendidikan, penghargaan juga diberikan kepada instansi non-pendidikan seperti PT Bank Pembangunan Daerah Jambi, PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan, dan Baznas Provinsi Banten.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dari daerah mampu bersaing di panggung nasional sekaligus menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di Indonesia dalam menciptakan generasi yang cerdas literasi dan numerasi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *