Konferensi Cabang PGRI Khusus SMA di Bantaeng Dorong Regenerasi dan Kemajuan Pendidikan

Bagikan -

SUARAGURUSULSELNEW.COM
Bantaeng, 30 Juli 2025 – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Khusus SMA hari ini menggelar Konferensi Cabang di Aula SMA Negeri 4 Bantaeng. Acara yang sedianya dilaksanakan pada bulan Juni ini sempat tertunda karena berbagai faktor, termasuk banyaknya guru yang libur dan jadwal kegiatan yang bersamaan.
Ketua Panitia Pelaksana, Kamaruddin, S.Pd. , dalam Berbagainya menyampaikan permohonan maaf atas tertundanya hal tersebut. “Seharusnya konferensi ini sudah dilaksanakan di bulan Juni, namun karena beberapa faktor, seperti banyaknya guru yang sedang libur dan banyaknya kegiatan lain yang bersamaan, akhirnya kami putuskan untuk mengakhirinya hingga hari ini,” jelas Kamaruddin.
ISMAIL, S.Pd., M.Pd. , selaku Ketua PGRI Cabang Khusus SMA, dalam berbagai tekanan pentingnya proses musyawarah dalam pelestarian kepengurusan. Ia menginspirasi dari semangat kepemimpinan Khalifah Kulafaur Rasyidin yang menjunjung tinggi musyawarah.
“Saya yakin sangat banyak calon yang berkompeten untuk memimpin PGRI Cabang Khusus SMA Kabupaten ke depan. Siapapun yang terpilih nanti, mari kita dukung bersama dalam memajukan organisasi ini,” ujar Ismail. Ia juga menambahkan, “Sedapat mungkin, sebagian pengurus lama dapat tetap berada dalam kepengurusan yang baru. Ini penting untuk menjaga kesinambungan dan transfer pengetahuan antar generasi pengurus.”
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng, Samsud Samad , menyampaikan penghargaan tinggi kepada pengurus cabang dan panitia pelaksana atas terselenggaranya konferensi ini. Mengusung tema yang relevan, ia berharap PGRI dapat mengambil peran strategis dalam memajukan pendidikan serta mendukung program-program presiden dan wakil presiden.
“Guru-guru diharapkan menjadi ujung tombak dalam mendidik siswa-siswi kita, terutama mengingat Indonesia mencanangkan Indonesia Emas 2045 ,” tegas Syamsud Samad. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, dimana sekitar 60 persen penduduknya adalah usia produktif. “Mereka yang saat ini duduk di bangku SMA adalah calon penerus bangsa di tahun 2045,” tambahnya.
Samsud Samad juga menyoroti pentingnya ketertiban administrasi bagi pengurus. Ia mengingatkan bahwa beberapa aset PGRI sebelumnya sempat mengalihkan kepemilikannya karena kekurangan pencatatan yang cepat saat terjadi pergantian pengurus.
Sebagai penutup sambutannya, Samsud Samad secara resmi membuka Konferensi Cabang PGRI Cabang Khusus SMA. “Dengan mengucap Bismillahi Rahmani Rahim , Konferensi Cabang PGRI Cabang Khusus SMA secara resmi saya buka,” tutupnya.
Acara pembukaan konferensi ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Drs. H.Bahar, M.Pd., selaku Plt. Kepala SMA Negeri 4 Bantaeng.
@amykajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *