Damkar Sidrap Siaga 24 Jam, Tak Hanya Padamkan Api, Kini Bantu Petani Atasi Kekeringan di Tellu Limpoe

Bagikan -

SIDRAP.SR– Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat.

Tidak hanya siap siaga selama 24 jam untuk menangani kebakaran, Damkar Sidrap juga turun langsung membantu petani yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Pada Selasa malam, 21 Juli 2026, armada mobil Damkar dikerahkan untuk menyuplai air ke areal persawahan milik petani di Kelurahan Pajalele, Lingkungan Pemantingan, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam membantu petani menghadapi kekurangan air.

Salah seorang petani, Lantimun, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah melalui Dinas Damkar.

Menurutnya, suplai air tersebut sangat membantu menyelamatkan tanaman padi yang mulai terdampak kekeringan.

“Kami sangat bersyukur bisa dibantu oleh pemerintah, khususnya Bapak Bupati yang terus memperhatikan nasib petani yang mengalami kekeringan. Semoga bantuan seperti ini juga dapat dinikmati oleh petani-petani lainnya di Kecamatan Tellu Limpoe,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Damkar Sidrap, A.Hasanuddin, menegaskan bahwa seluruh personel Damkar tetap siaga memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk membantu petani yang membutuhkan pasokan air.
“Kami siap siaga memberikan bantuan kepada para petani yang membutuhkan.

Kami berharap para petani dapat bersabar menunggu giliran karena kami akan melayani semua petani yang membutuhkan bantuan mobil Damkar. Doakan kami selalu sehat dan selamat dalam menjalankan tugas bersama seluruh anggota,” kata A.Hasanuddin

Pemerintah Kabupaten Sidrap di bawah kepemimpinan Bupati H.
Syaharuddin Alrif terus berupaya memberikan solusi bagi para petani yang terdampak musim kemarau.

Kehadiran armada Damkar di tengah areal persawahan menjadi bukti bahwa pelayanan Damkar tidak hanya berfokus pada penanggulangan kebakaran, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat, termasuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.(Madi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *