
SUARAGURUSULSELNEW.COM
Bantaeng, 29 Juli 2025 – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Bantaeng hari ini menggelar konferensi masa bakti 2025-2030. Bertempat di Gedung Guru Jalan PGRI Raya Kabupaten Bantaeng, acara ini mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” dan diharapkan menjadi momentum penting bagi kemajuan organisasi guru di wilayah tersebut.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Bapak Drs. H.Muslimin M., M.Si. Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Bantaeng Bapak Andrie Pawiloi, Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng Bapak Drs. Samsud Samad MM beserta rombongan, serta Ketua PGRI Cabang Bantaeng Masa Bakti 2020-2025 Bapak Syamsul Bahri, S.Pd., MM beserta para ketua mengomel se-wilayah Kabupaten Bantaeng.
Dalam perayaannya, Bapak Syamsul Bahri, selaku Ketua PGRI Cabang Bantaeng periode sebelumnya, berharap PGRI dapat terus memberikan layanan berkualitas tinggi dan terbaik kepada seluruh anggotanya. Ia juga menekankan pentingnya memaksimalkan potensi kader yang ada dan memiliki kekuatan untuk menjaga organisasi marwah PGRI di Kecamatan Bantaeng.
Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng, Bapak Drs. Samsud Samad MM, dalam berbagai kesempatannya mengajak seluruh pengurus dan anggota PGRI Kabupaten Bantaeng untuk membangun konsolidasi internal serta bahu-membahu membangun kekuatan nyata dan profesional bagi anggota PGRI di wilayahnya. Beliau juga mengajak untuk melakukan transformasi yang kuat, agar pengalaman hilangnya beberapa aset organisasi PGRI Cabang Tompobulu di masa lalu tidak terulang. Beliau mencontohkan kasus di mana tanah yang dibeli dengan susah payah oleh para guru di Dampang akhirnya diambil alih oleh Polres Bantaeng melalui hibah dari Pemda Bantaeng, semata-mata karena kelalaian administrasi. Lebih lanjut, Bapak Samsud Samad MM juga mengajak untuk secara serius mengantisipasi kebiasaan dan karakter hidup “Yono dan Yolo” bagi generasi muda penerus bangsa Indonesia.
Sementara itu, Camat Bantaeng, Bapak A. Andrie Pawiloi, menyampaikan pesan kepada seluruh guru di Kabupaten Bantaeng agar tidak perlu khawatir menyikapi isu penyembuhan yang beredar. Beliau berharap para guru tetap bekerja secara profesional.
Di akhir acara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Bapak Drs. H. Muslimin M., M.Si, berpesan agar PGRI Cabang Bantaeng dapat memperkuat persaudaraan, menyusun rencana, dan memiliki visi yang jelas ke depan. Beliau juga berharap agar para guru dapat membenahi diri untuk menjadi pengurus dan anggota PGRI yang kuat dan sukses dalam mempersiapkan anak didik, sehingga dapat mewujudkan transformasi PGRI menuju Indonesia Emas.
@Amykajang
