SIDRAP. SUARAGURUSULSELNEWS. COM— Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 30 Sidenreng Rappang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah. Menyongsong tantangan pendidikan yang semakin kompetitif, pihak sekolah resmi meluncurkan program pelatihan Bahasa Inggris intensif bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan (tendik).
Program strategis ini merupakan hasil kolaborasi dengan lembaga kursus Bola Sumange di Kabupaten Sidrap yang dibina oleh Alim Akkas. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama dua bulan, mulai minggu pertama April hingga akhir Mei 2026, dengan frekuensi pertemuan satu kali dalam seminggu dan durasi dua jam setiap sesi.
Kepala SRMP 30 Sidenreng Rappang, Budiman, menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada penguasaan kemampuan dasar Bahasa Inggris (English Basic), khususnya dalam komunikasi sehari-hari. Menurutnya, hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan diri guru dan tendik dalam menggunakan Bahasa Inggris di lingkungan sekolah.
“Tujuan utama program ini adalah membekali guru dan tenaga kependidikan sebagai pembina siswa agar mampu mendukung secara optimal program ‘English Day’ yang dilaksanakan setiap hari Kamis. Kami ingin menciptakan lingkungan komunikatif, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi para pendidik,” ujar Budiman.
Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan tahap awal atau Level I. Apabila hasilnya dinilai positif, sekolah akan melanjutkan ke tahap berikutnya dengan mendorong penggunaan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran di kelas.
Sementara itu, pembina Kursus Bola Sumange, Alim Akkas, mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan SRMP 30 Sidrap. Ia menilai program tersebut sebagai upaya strategis dalam membangun budaya berbahasa Inggris di lingkungan sekolah.
“Ini merupakan langkah yang sangat baik. Program untuk siswa akan lebih efektif jika didukung oleh kesiapan para gurunya. Dengan keterlibatan guru dan tendik, budaya berbahasa Inggris dapat tumbuh secara alami dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui program ini, SRMP 30 Sidrap diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif dan berwawasan global, di mana kemampuan berbahasa asing menjadi bagian integral dalam proses pembelajaran.(*)
