Pakaian Adat Hitam-Hitam: Kearifan Lokal Bulukumba yang Mendunia

Bagikan -

SUARAGURUSULSELNEW.COM_BULUKUMBA, Sulawesi Selatan – Andi Rifandy Ardan.S.Pd.SD, Kepala UPT SPF SDN 167 Kasuso Kec. Bontobahari Kab. Bulukumba, mengakui bahwa pakaian adat hitam-hitam untuk Hari Jadi Bulukumba merupakan khas kearifan lokal yang telah mendunia dan diakui oleh UNESCO.
Salah satu budaya khas Bulukumba yang kental pakaian adatnya adalah Kajang, yang merupakan ciri yang sangat identik dengan karakter masyarakat dengan kemudahan. Bahkan pakaian hitam-hitam ini menjadi ikon terbaik pemersatu masyarakat Bulukumba di saat Perayaan HUT Kab.Bulukumba yang ke-65, ujar Andi Rifandy.
Menurutnya, pakaian hitam-hitam ini menjadi budaya asli dan unik yang tidak dimiliki oleh daerah lain, baik dari segi lokal maupun internasional. “Ini suatu kebanggaan tersendiri. Kami juga sangat mengapresiasi Bapak Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kab. Bulukumba Andi Buyung Saputra,S.STP.MM, yang selalu selalu mendukung program pemerintahan, khususnya di semua sekolah satuan pendidikan mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP , dan SMA (sederajat),” tambahnya.
Andi Rifandy juga menekankan pentingnya momen ini dalam memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pakaian hitam-hitam. Hal ini memberikan kesempatan dan ruang pemahaman kepada peserta didik untuk mengenal dan dibekali pemahaman pengetahuan tentang pakaian hitam-hitam, sehingga dengan sendirinya mereka tahu tentang filosofi akar budaya di Kabupaten Bulukumba yang unik dan beragam, serta budaya yang masih tetap terjaga dan dipertahankan sampai sekarang ,” jelasnya.
Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik di Satuan Pendidikan UPT SPF SDN 167 Kasuso menyatakan kebanggaan dan dukungannya terhadap Pemerintah Kabupaten Bulukumba, baik pemerintahan sebelumnya maupun pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Andi Edy Manaf.
Kami bangga dan sangat senang mendukung Pemerintah Kab.Bulukumba, baik pemerintahan sebelumnya maupun dalam hal ini Kepala Pemerintahan Daerah Bulukumba Bapak Andi Muchtar Ali Yusuf, Bupati dan Andi Edy Manaf Wakil Bupati Bulukumba, yang sangat memperhatikan semua budaya kearifan lokal di masing-masing daerah yang ada di Kabupaten Bulukumba,” tegas Andi Rifandy.
Ia juga menambahkan bahwa Bulukumba merupakan kota yang sadar hukum, bersih, indah, nyaman, dan memesona. Selain itu, Bulukumba juga memiliki banyak lokasi wisata, baik wisata mancanegara seperti Pantai Pasir Putih (Tanjung Bira) maupun wisata lokal lainnya seperti Pantai Pangraluhu, Pantai Appalarang, Puncak Pua’Janggo, Kahayya (Donggia), Pantai Marumasa, Pantai Kasuso, Pantai Lemo -Lemo, Pantai Samboang, dan masih banyak lagi.
“Ini menjadikan Kab. Bulukumba sebagai kota yang sadar hukum, bersih, indah, nyaman, dan memesona. Selain itu, Bulukumba termasuk daerah yang banyak lokasi wisata, salah satu wisata mancanegara yaitu Pantai Pasir Putih (Tanjung Bira). Sedangkan wisata lokal lainnya, Pantai Pangraluhu, Pantai Appalarang, Puncak Pua’Janggo, Kahayya (Donggia), Pantai Marumasa, Pantai Kasuso, Pantai Lemo-Lemo, Pantai Samboang, dan masih banyak lagi yang lainnya yang patut diperhatikan dijaga dan dilestarikan agar tidak termakan oleh waktu,” tutupnya.

@amykajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *