Konferensi PGRI Bantaeng 2025-2030 Hasilkan Kepemimpinan Baru dan Komitmen Transformasi Pendidikan

Bagikan -

BANTAENG, SULAWESI SELATAN
SUARAGURUSULSELNEW.COM- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bantaeng sukses menggelar Konferensi Kabupaten untuk masa bakti 2025-2030 pada hari Rabu, 16 April 2025. Acara penting yang bertemakan “Transformasi Menuju Indonesia Emas” ini berlangsung di Gedung Guru Kabupaten Bantaeng, Jalan PGRI Raya, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah dan provinsi.
Turut hadir dalam konferensi tersebut Bupati Bantaeng beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bantaeng, Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan beserta rombongan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Bantaeng, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bantaeng, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bantaeng, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Bantaeng Bulukumba Sinjai.
Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng masa bakti sebelumnya, H. Muhammad Nasir, S.Pd., MBA, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak atas kehadiran dan dukungan mereka terhadap organisasi profesi guru ini. Beliau menekankan bahwa PGRI diharapkan dapat menjadi garda terdepan dan pelopor dalam mewujudkan transformasi pendidikan menuju Indonesia Emas. Lebih lanjut, H. Muhammad Nasir menyoroti pentingnya payung hukum yang kuat untuk melindungi para guru di era transformasi ini.
Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi tinggi atas komitmen dan dedikasi pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng selama masa baktinya. Beliau menyampaikan bahwa konferensi tingkat kabupaten ini memiliki peran krusial dalam merumuskan arah kebijakan pengelolaan pendidikan di tingkat Kabupaten Bantaeng, selaras dengan visi transformasi pendidikan nasional. Beliau juga menyinggung tentang “Hilal artinya penuh, artinya penuh” yang telah ada namun belum memiliki landasan hukum yang kuat, serta memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman dengan mengutip “Kita berbeda tapi bersatu karena Kusuma Bangsa.” Selain itu, dukungan terhadap pembentukan badan guru nasional juga menjadi salah satu poin penting yang disampaikan.
Bupati Bantaeng dalam sambutannya  mengajak seluruh peserta konferensi untuk bersaing secara sehat dalam proses pemilihan kepengurusan baru. Beliau menegaskan bahwa siapapun yang terpilih kelak, seluruh elemen PGRI harus bersatu padu untuk terwujudnya kebangkitan pendidikan di Kabupaten Bantaeng melalui jalinan silaturahmi dan kekeluargaan yang erat.
Sesi akhir Konferensi PGRI Kabupaten Bantaeng berlangsung dengan dinamis dan penuh semangat kekeluargaan. Meskipun sempat berjalan banyak, akhirnya forum diatur secara aklamasi Drs. Samsud Samad, MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng untuk masa bakti 2025-2030. Selain itu, terpilih empat nama secara berurutan sebagai formatur (F2), yaitu Sakran, S.Pd., MA, Baharuddin, S.IP., MM, Muhammad Yusuf, S.Ag., MM, dan Saripuddin, S.Pd.
Menindaklanjuti hasil pemilihan, Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng terpilih bersama tim formatur segera mengadakan rapat untuk menyusun kepengurusan PGRI Kabupaten Bantaeng masa bakti 2025-2030. Hasil rapat formatur menetapkan susunan pengurus inti sebagai berikut:
• Ketua: Drs. Samsud Samad, MM
• Wakil Ketua 1 : Baharudin, S.IP., MM
• Wakil Ketua 2 : Muhammad Yusuf, S.Ag., M.Pd.
• Wakil Ketua 3 : Saripuddin, S.Pd.
• Sekretaris : Sakran, S.Pd., MA
Dengan terpilihnya kepengurusan baru ini, diharapkan PGRI Kabupaten Bantaeng dapat semakin solid dan proaktif dalam menjalankan program-program kerja yang mendukung transformasi pendidikan menuju Indonesia Emas, serta memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan bagi seluruh guru di Kabupaten Bantaeng.
@amykajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *