Gema Aspirasi Guru di Kantor Bupati Bantaeng: Harapan, Janji, dan Cinta pada Pendidikan

Bagikan -

SUARAGURUSULSELNEW.COM
BANTAENG, SULAWESI SELATAN – Suasana penuh harap mewarnai Kantor Bupati Bantaeng pada Selasa pagi (7/5/2025), saat Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bantaeng menyambangi Bupati Bantaeng. Dipimpin oleh Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng, Drs. Samsud Samad, MM, audiensi ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk menyampaikan aspirasi dan harapan demi kemajuan pendidikan di Butta Toa.
Agenda utama yang disuarakan adalah mengenai nasib guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang kontraknya akan berakhir pada 31 Mei 2025. Para pengurus PGRI menyampaikan harapan besar agar masa pengabdian para guru tersebut dapat diperpanjang, bahkan dipertimbangkan untuk terus berlanjut hingga usia pensiun. Bupati Bantaeng menanggapi aspirasi ini dengan menyatakan bahwa bermaksud melakukan konsultasi intensif dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat. Meski belum ada keputusan final, respons ini memberikan secercah optimisme bagi para guru P3K.
Selain itu, PGRI juga menyampaikan keluhan terkait keterlambatan pembayaran kekurangan gaji ke-13 tahun 2024. Mendengar hal ini, Bupati Bantaeng dengan sigap menghubungi pengelola keuangan daerah. Kabar baik pun datang, kekurangan pembayaran tersebut menjanjikan akan segera dicairkan dalam waktu dekat. Kepastian ini disambut dengan lega oleh para pengurus PGRI, mewakili ribuan guru yang telah mendedikasikan diri untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan PGRI Kabupaten Bantaeng periode 2025–2030 kepada Bupati. Amanah baru ini direncanakan akan dikukuhkan dalam acara pelantikan yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 Mei 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Acara pelantikan yang akan digelar di Gedung Guru Kabupaten Bantaeng ini akan dirangkaikan dengan seminar nasional bertajuk “Deep Learning”. Tema ini menunjukkan komitmen dunia pendidikan Bantaeng untuk terus beradaptasi dan mengembangkan diri seiring dengan perkembangan zaman.
Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng menyampaikan harapannya agar Bupati Bantaeng berkenan hadir dan memberikan keynote speaker dalam acara pelantikan dan seminar tersebut. Selain itu, acara ini juga akan menghadirkan narasumber kompeten lainnya, seperti Prof. Hasnawi, Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, serta tokoh-tokoh pendidikan terkemuka di Kabupaten Bantaeng.
Audiensi ini lebih dari sekedar pertemuan formal. Ia adalah cerminan dari kuatnya ikatan antara guru dan pemerintah daerah dalam memajukan dunia pendidikan. Aspirasi yang disampaikan adalah wujud cinta dan dedikasi para guru terhadap profesi mulia ini. Respon positif dan langkah konkret yang diambil Bupati Bantaeng memberikan harapan baru bagi masa depan pendidikan di Kabupaten Bantaeng. Sebuah babak baru yang lebih cerah tampaknya sedang dituliskan, dengan guru sebagai pemeran utama dalam mencetak generasi emas bangsa.
@amykajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *