Dituduh Potong Gaji Guru, Kepsek SDN 22 Parepare: “Itu Hasil Kesepakatan Bersama”

Bagikan -


Parepare.Suaragurusulselnews – Kepala SD Negeri 22 Parepare memberikan penjelasan soal tuduhan pemotongan gaji guru yang ramai dibicarakan di media sosial. Tuduhan itu berasal dari akun Facebook bernama La Bule, yang menyebut kepala sekolah bersikap tidak adil karena memotong gaji seorang guru yang absen untuk merawat keluarganya yang sakit.

Saat dikonfirmasi, kepala sekolah membenarkan ada pemotongan, tetapi bukan keputusan sepihak. “Itu hasil rapat bersama guru dan staf pada 30 Januari 2025,” jelasnya.

Menurutnya, pemotongan dilakukan untuk meningkatkan disiplin karena pendekatan sebelumnya belum berhasil. “Bukan untuk menghukum. Bahkan saya juga akan dipotong kalau tidak masuk tanpa alasan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa jumlah potongan hanya Rp15.000 per hari, maksimal Rp50.000, jauh berbeda dari tuduhan Rp500.000 yang beredar di media sosial.

Unggahan yang menyebar, lanjutnya, berasal dari suami staf pustakawan berinisial SY, bukan dari SY sendiri.

Dana hasil potongan, kata Kepsek, digunakan untuk keperluan sekolah yang tidak bisa dibiayai dari dana BOS. “Semuanya transparan, tidak ada untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Ia berharap penjelasan ini bisa meredakan kesalahpahaman dan menjaga kekompakan para guru. “Kita harus jadi teladan soal kedisiplinan. Kalau bukan kita, siapa lagi?” tutupnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *