Guru Watang Sidenreng Dapat Pembekalan BK dalam KKG Kecamatan

Bagikan -

SIDRAP.SUARAGURUSULSELNEWS– Korwil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Watang Sidenreng menggelar kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) di ruang kelas UPT SDN 2 Watang Sidenreng pada Senin, 24 Februari 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh para guru dari berbagai sekolah di kecamatan tersebut dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru, khususnya dalam bidang Bimbingan Konseling (BK).

Korwil Kecamatan Watang Sidenreng, Sudirman Mintu, S. Pd, dalam sambutannya menekankan pentingnya kerja sama dan partisipasi aktif para guru dalam kegiatan ini. Ia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan hingga selesai untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran Bimbingan Konseling dalam dunia pendidikan. “Kami mengingatkan agar rekan-rekan guru benar-benar memperhatikan materi yang disampaikan, karena ini adalah kesempatan kita untuk belajar dan berdiskusi mengenai permasalahan yang dihadapi di sekolah masing-masing,” ujarnya.

Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan Watang Sidenreng, Muliaty, S. Pd, juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri KKG ini. Ia menegaskan bahwa guru bukan hanya sekadar mengajar, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik dalam membentuk karakter mereka. “KKG ini dilaksanakan setiap bulan genap, dan menjadi wadah bagi para guru untuk terus belajar dan berkembang,” tambahnya.

Ketua Tim Pemateri, Firman, S. Pd, mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah mengundang tim pemateri dalam kegiatan ini. Ia berharap para peserta dapat menyimak dengan baik materi yang akan disampaikan, khususnya mengenai Bimbingan Konseling.

Dalam sesi materi, pemateri pertama, Nurlina, S. Pd, membahas tentang “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” yang meliputi bangun pagi, makan sehat dan bergizi, taat beribadah, gemar belajar, rajin berolahraga, aktif bermasyarakat, serta istirahat yang cukup. Ia menekankan bahwa kebiasaan ini harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang unggul. “Jika anak-anak hanya mengonsumsi daging tanpa memperhatikan keseimbangan gizi, maka itu bisa berdampak pada kesehatannya. Selain itu, penting juga untuk membimbing mereka dalam beribadah, terutama menjelang bulan suci Ramadhan,” jelasnya.

Pemateri selanjutnya, Ratna, S. Pd, menjelaskan fungsi Bimbingan Konseling (BK) di sekolah dasar. Ia menekankan bahwa BK berperan dalam membantu siswa mengatasi masalah pribadi, sosial, akademik, dan karier. “Sebagai guru, kita tidak hanya datang ke sekolah untuk mengajar, tetapi juga harus memahami kemampuan dan kebutuhan siswa agar mereka dapat berkembang secara optimal,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya layanan khusus BK yang dapat membantu guru dan orang tua mengenali potensi, sifat, serta kebiasaan peserta didik.

Ilham, S. Pd, dalam materinya menambahkan bahwa setiap guru memiliki keunggulan masing-masing, salah satunya dalam menerapkan disiplin positif. Ia menjelaskan bahwa disiplin positif sangat penting dalam membentuk karakter siswa, terutama di era digital saat ini. “Anak-anak sekarang sudah mengenal teknologi seperti handphone sejak dini. Oleh karena itu, kita sebagai pendidik harus membimbing mereka dengan cara yang positif, memberikan pemahaman tentang konsekuensi dari tindakan mereka, serta memanfaatkan kesalahan sebagai peluang untuk belajar, bukan dengan memberikan hukuman yang bersifat represif,” tuturnya.

Kegiatan KKG ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para guru dapat berbagi pengalaman serta mencari solusi atas berbagai permasalahan yang mereka hadapi di sekolah. Diharapkan melalui kegiatan ini, kompetensi dan wawasan guru dalam mendidik serta membimbing siswa semakin meningkat.(Madi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *