PGRI Kabupaten Bantaeng Siap Jadi Pelopor Perubahan: Workshop Pembelajaran Mendalam Resmi Dibuka

Bagikan -

SUARAGURUSULSELNEW.COM;
BANTAENG – Konsep Pembelajaran Mendalam yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kini mulai digalakkan hingga ke tingkat akar rumput. Dalam upaya memastikan konsep ini tersampaikan secara merata, Workshop Pembelajaran Mendalam resmi dibuka di Kabupaten Bantaeng dengan dihadiri puluhan perwakilan guru tingkat Cabang PGRI se Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Guru Jln PGRI Raya Kabupaten Bantaeng yng akan di laksanakan mulai hari ini Selasa – Rabu 21-22 Oktober 2025.
Mengusung tema inspiratif “Menanam Makna, Menumbuhkan Kesadaran, Menggembirakan Jiwa, Menuai Kebijaksanaan” , kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bantaeng, Bapak H. Asri Sahrun Said.
Estafet Konsep Pembelajaran ke Seluruh Guru
Ketua Panitia, Darwis, S.Pd., M.Pd. , dalam laporannya menegaskan bahwa tujuan utama lokakarya adalah membentuk tenaga pengajar Pembelajaran Mendalam di tingkat cabang . Menurutnya, sebaik apapun konsep yang diputuskan oleh menteri, implementasinya tidak akan maksimal jika tidak disampaikan secara menyeluruh kepada para guru.
“Kami berharap setelah kegiatan ini, semua Cabang bisa melakukan kegiatan yang sama dengan melibatkan guru, agar seluruh guru bisa memahami konsep Pembelajaran Mendalam,” ujar Darwis, menekankan pentingnya estafet pengetahuan.

PGRI Dorong Profesionalisme dan Sinergi

Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng, Drs. Samsu Samad,MM. , menyambut dengan tangan terbuka kegiatan luar biasa ini. Ini bukan sekadar pelatihan; ini adalah investasi masa depan pendidikan di Bantaeng!

Kehadiran kita semua di sini adalah bukti komitmen tinggi terhadap peningkatan profesionalisme guru . Jangan sia-siakan kesempatan emas ini! Serap setiap materi dengan maksimal, jadikan diri Anda pelopor perubahan, dan bawa pulang ilmu ini untuk diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Pijakan Perjuangan Kita: Tiga Pilar Utama PGRI

Ingat baik-baik, perjuangan kita sebagai guru dan anggota PGRI bertumpu pada Tiga Pilar Utama :

1. Kesejahteraan Guru: Ini adalah hak kita, dan PGRI akan terus memperjuangkannya. Namun, kesejahteraan harus berbanding lurus dengan kualitas dan kinerja kita!

2. Guru Perlindungan: Kami berada di garda terdepan untuk memastikan guru dapat mengajar dengan aman dan nyaman.

3. Peningkatan Kompetensi Guru: Inilah inti dari kegiatan hari ini! Tugas kita bukan hanya mengajar, tapi terus belajar . Dunia pendidikan bergerak cepat, dan guru harus selalu berada di depan kurva pengetahuan.

Jaga Sinergi dan Kondusivitas Sekolah

Samsud Samad sebagai ketua PGRI Kabupaten Bantaeng patut berbangga atas kuatnya sinergi yang terjalin antara PGRI dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng. Kehadiran Bapak Kepala Dinas yang hampir selalu memenuhi undangan kita adalah cerminan dari kemitraan yang solid. Sinergi ini harus kita jaga!

Namun, ada pesan penting yang harus dipahami oleh setiap guru:

• Jaga Kondusivitas: Lingkungan sekolah harus menjadi oase ketenangan dan fokus belajar.

• Hindari Kegaduhan: Sebagai pendidik, kita adalah teladan moral dan etika. Jauh dari segala tindakan dan perkataan yang dapat memicu polemik, perpecahan, atau kegaduhan, baik di lingkungan sekolah maupun di media sosial. Fokuslah pada tugas utama kita: Mencerdaskan anak bangsa!

Mari kita buktikan bahwa guru di Bantaeng adalah guru yang profesional, kompeten, dan memiliki moralitas tinggi.

Inovasi dan Moralitas Jadi Fokus Kadis Dikbud

Kepala Dinas Dikbud Bantaeng, Bapak H. Asri Sahrun Said , dalam Berbagainya berharap peserta memanfaatkan workshop ini, mengingat Pembelajaran Mendalam merupakan hal yang relatif baru bagi para guru. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga moralitas dalam menjalankan tugas.

Lebih lanjut, H. Asri menunjukkan beberapa program unggulan di Bantaeng, termasuk dampak positif penerapan lima hari sekolah dan Program Sekolah Berbasis Ketahanan Pangan Lokal . Ia mendesak agar lahan-lahan sekolah yang kosong dimanfaatkan untuk menanam bahan pangan.

“Semoga tahun ini kita bisa melaksanakan panen perdana di salah satu sekolah bersama Dirjen Otonomi Daerah dan berharap akan menggandeng Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titik Soeharto. Semoga ini bisa terlaksana sehingga bisa mengangkat nama Kabupaten Bantaeng di kancah nasional,” pungkas H. Asri penuh harap.

“Akhirnya dengan mengucapkan bismillahi Rahmani Rahim kegiatan Workshop Pembelajaran Mendalam ini dibuka dengan resmi,” tutup H. Asri Sahrun Said. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penyebaran pemahaman mendalam tentang konsep pengajaran yang lebih bermakna dan berkesadaran di seluruh Kabupaten Bantaeng.

@Amykajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *